Ia juga menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih kontingen Kota Jambi. Keberhasilan tersebut, katanya, merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, para pelatih, hingga para pelajar yang telah menjalani latihan secara intensif sebelum tampil di Medan.
Maulana memberikan apresiasi kepada para siswa jenjang SMP yang ikut memperkuat kontingen Kota Jambi. Para pelajar tersebut sebelumnya juga telah menorehkan prestasi dalam berbagai festival budaya, termasuk Festival Angso Duo.
"Alhamdulillah, Pemerintah Kota Jambi bersama rombongan dan adik-adik jenjang SMP yang telah meraih berbagai prestasi festival budaya mampu tampil maksimal pada Rakernas APEKSI 2026 dan kembali mengharumkan nama Kota Jambi," ungkapnya.
Ia berharap karya seni dan budaya yang ditampilkan tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menjadi warisan budaya yang mampu dikenal lebih luas hingga tingkat internasional. Melalui kegiatan seperti Karnaval Budaya Nusantara, setiap daerah memiliki kesempatan memperkenalkan identitas, tradisi, dan kekayaan budayanya kepada publik yang lebih luas.
Prestasi yang diraih Kota Jambi dalam Rakernas APEKSI 2026 menjadi bukti bahwa pelestarian budaya daerah dapat berjalan beriringan dengan promosi pariwisata dan penguatan identitas kota di tingkat nasional.