Metronews

Wali Kota Maulana Tinjau Sejumlah Drainase Daerah Rawan, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan

0

0

jambidalamberita |

Minggu, 08 Mar 2026 16:30 WIB

Reporter : Kurniawan

Editor : Kurniawan

Wali Kota Jambi, Maulana, meninjau kondisi drainase di RT 21, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Minggu (8/3/2026), - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, Jambi – Wali Kota Jambi, Maulana, melakukan peninjauan ke sejumlah titik drainase di RT 21, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Minggu (8/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi banjir sekaligus mendengarkan langsung aspirasi masyarakat setempat.

Peninjauan ini dilakukan menyusul meningkatnya intensitas curah hujan di Jambi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut membuat sejumlah wilayah berpotensi mengalami genangan jika sistem drainase tidak berfungsi dengan baik.

Dalam kesempatan itu, warga melalui Ketua RT 21 menyampaikan berbagai keluhan terkait kondisi drainase yang mengalami kerusakan dan penyumbatan di beberapa titik. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air saat hujan turun.

Menanggapi laporan warga, Maulana menjelaskan bahwa setelah dilakukan pengecekan di lapangan ditemukan adanya sedimentasi yang menutup saluran drainase. Ia menyebutkan sebagian saluran dapat langsung dibersihkan, namun ada juga yang kondisinya tertutup total sehingga membutuhkan penanganan menggunakan alat berat.

Baca Juga:

Jelang Mudik Lebaran 2026, 193 SPBU di Jambi Disiagakan! Gubernur Al Haris Jamin BBM Tak Akan Langka

“Beberapa titik sudah langsung dikerjakan hari ini karena terdapat endapan yang menutup aliran air. Namun ada juga drainase yang tertutup sepenuhnya sehingga perlu bantuan alat berat. Kebutuhannya akan segera kami hitung,” ujarnya.

Maulana juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta fungsi saluran air. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kunci agar persoalan lingkungan dapat diselesaikan secara bersama.

Selain meninjau drainase, ia turut menyoroti keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang lokasinya tidak jauh dari saluran tersebut. Ia menilai keberadaan TPS itu berpotensi menimbulkan penumpukan sampah yang dapat memperparah penyumbatan drainase.

Untuk mengatasi hal tersebut, Maulana menyampaikan rencana penerapan program Kampung Bahagia di kawasan tersebut. Program itu diharapkan mampu meningkatkan pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat.

Baca Juga:

Kasus Korupsi Proyek PLTA Musi Bengkulu Meluas, Vincentius Fanny Ikut Terseret

Ia juga mendorong warga untuk mengelola pengangkutan sampah secara mandiri dengan menggunakan kendaraan bentor guna menjemput sampah dari rumah-rumah warga. Dengan cara itu, TPS yang ada dapat ditutup secara permanen.

Pemerintah Kota Jambi juga berencana menambah armada pengangkut sampah sebanyak 20 unit pada April mendatang. Selain itu, sekitar Mei hingga Juni, sebuah pabrik pengolahan sampah di TPA Talang Gulo dijadwalkan mulai diresmikan.

Maulana menegaskan bahwa kebersihan lingkungan dan keamanan warga menjadi prioritas pemerintah kota. Ia berharap berbagai langkah tersebut dapat menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan terbebas dari risiko banjir. (*)

Sumber :

# TAGS

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER